Leave Your Message

Submit An Free Inquiry

Our medical team will make an evaluation for you, based on the information you provided. This procedure is free of charge.

AI Helps Write
AI Helps Write

Limfoma sel B besar difus (DLBCL)-04

Sabar:Tuan Li

Jenis kelamin: Pria

Usia: 64

Kebangsaan: Cina

Diagnosa: Limfoma sel B besar difus (DLBCL)

    Tuan Li, 64 tahun (nama samaran), didiagnosis menderita limfoma sel B besar difus (DLBCL) empat tahun lalu, yang telah berkembang ke stadium lanjut dengan keterlibatan limpa, tulang rusuk, paru-paru, dan pleura, diklasifikasikan sebagai stadium IV. Setelah imunokemoterapi lini pertama, kondisinya tetap remisi selama lebih dari tiga tahun. Namun, pada bulan Maret tahun lalu, penyakitnya kambuh, melibatkan beberapa kelenjar getah bening retroperitoneal. Meskipun telah menjalani kemoterapi penyelamatan lini kedua, ia hanya mencapai remisi parsial dan kondisinya memburuk dengan cepat, sehingga memerlukan pengobatan yang lebih efektif untuk mengendalikan perkembangan lebih lanjut.


    Menghadapi tantangan yang berat ini, tim ahli di BIOOCUS Medical Group meninjau secara menyeluruh kasus Bapak Li dan mengadakan pertemuan tim multidisiplin (MDT) untuk merekomendasikan terapi sel CAR-T. Terapi sel CAR-T, sebagai bentuk imunoterapi tumor terbaru, menawarkan keuntungan signifikan seperti penargetan yang kuat dan efektivitas yang berkelanjutan bagi pasien dengan limfoma kambuh dan refrakter.


    Pada Januari 2023, Bapak Li menjalani terapi sel CAR-T di Departemen Limfoma. Sebelum perawatan, beliau menjalani biopsi kelenjar getah bening inguinal kanan, yang mengkonfirmasi positif CD19 dan CD20, memberikan target yang jelas untuk terapi sel CAR-T. Di bawah bimbingan Profesor Li, tim medis menyusun rencana perawatan yang dipersonalisasi.


    Pada tanggal 25 Juli 2023, Bapak Li menyelesaikan proses infus sel CD19/20 CAR-T, yang berjalan lancar di bawah pengawasan ketat tim medis. Meskipun mengalami sindrom pelepasan sitokin, sitopenia, dan risiko infeksi pasca-infus, perawatan suportif yang ketat berhasil mengatasi reaksi merugikan selama pengobatan.


    Enam bulan setelah menjalani terapi sel CAR-T, Bapak Li tidak menunjukkan lesi aktif yang signifikan di seluruh tubuhnya, mencapai respons metabolik lengkap (CMR), yang membawa harapan baru bagi kesehatannya. Tim medis selanjutnya melengkapi lesi retroperitoneal residual dengan radioterapi untuk memastikan regresi penyakit yang lengkap dan stabilitas jangka panjang.


    Melalui imunoterapi sel CAR-T ini, Bapak Li tidak hanya mencapai peningkatan signifikan dalam kondisinya tetapi juga mendapatkan kembali kepercayaan diri dan vitalitas dalam hidupnya. Kasusnya memberikan harapan dan arah baru bagi pasien limfoma dan menunjukkan potensi serta kemanjuran terapi sel CAR-T dalam mengobati limfoma refrakter.


    Terapi sel CAR-T, sebagai pengobatan kanker inovatif, mengubah perjalanan hidup pasien dengan limfoma refrakter. Di bawah perawatan teliti tim ahli di Departemen Limfoma, lebih banyak pasien seperti Bapak Li dapat mengharapkan peningkatan signifikan dalam angka harapan hidup dan kualitas hidup. Ke depannya, kemajuan dan aplikasi lebih lanjut dari terapi sel CAR-T menjanjikan prospek dan kemungkinan yang lebih luas dalam pengobatan kanker.

    755 liter

    deskripsi2

    Submit An Free Inquiry

    Our medical team will make an evaluation for you, based on the information you provided. This procedure is free of charge.

    AI Helps Write