Melawan Kanker Hati dengan Terapi Bioocus GPC3 CAR-T
Latar Belakang Pasien
Pawan, seorang individu berdedikasi dari India, didiagnosis menderita penyakit hati kronis yang diperumit oleh karsinoma hepatoseluler multifokal (HCC) pada Agustus 2024. Pada usia 67 tahun saat diagnosis (berusia 68 tahun selama perawatan), ia menghadapi penyakit agresif dengan banyak lesi hati, peningkatan penanda tumor seperti AFP dan PIVKA-II, anemia, kelainan enzim hati, dan kemudian metastasis tulang. Meskipun menjalani radioembolisasi transarterial (TARE), kemoembolisasi transarterial (TACE), imunoterapi (Atezolizumab + Bevacizumab, Tremelimumab + Durvalumab), dan terapi target (Lenvatinib, Cabozantinib, Regorafenib), penyakitnya terus memburuk. Pengujian genetik mengungkapkan mutasi pada TP53, KRAS, CDKN2A, CTNNB1, dan ARID1A, dengan ekspresi PD-L1 rendah dan HRD negatif, yang menunjukkan respons terbatas terhadap inhibitor tertentu. Mencari solusi yang lebih canggih, Pawan dirujuk ke Rumah Sakit Kanker Tianjin melalui Bioocus untuk terapi CAR-T GPC3 autologus kami dengan nomor perawatan P1544.
Perjalanan Pengobatan
Pengobatan CAR-T Pawan dimulai dengan leukapheresis pada 11 Agustus 2025, diikuti dengan pembuatan dan infus pada 2 September 2025. Ia menerima dosis 4,73 × 10^8 sel CAR-T, yang menargetkan GPC3, penanda yang diekspresikan secara berlebihan pada HCC. Pengkondisian pra-infus meliputi fludarabin dan siklofosfamid untuk meningkatkan keberhasilan cangkok. Pasca-infus, darah tepinya dipantau untuk ekspansi CAR-T pada Hari ke-4 (D4), 7 (D7), 10 (D10), dan 12 (D12).
- D4 (6 September 2025):Sel CAR-T sebesar 5,15% dari sel T CD3+ (nilai absolut: 9,27 × 10^6/L), menunjukkan keberhasilan transplantasi awal.
- D7 (9 September 2025):Mencapai puncaknya pada 3,97% (6,12 × 10^7/L), menunjukkan proliferasi aktif.
- D10 (12 September 2025):04% (9,07 × 10^6/L).
- D12 (14 September 2025):Distabilkan pada 2,82% (2,26 × 10^7/L), dengan total sel T sebesar 5,4 × 10^9/L, CD3+ sebesar 14,87%, sel T sitotoksik CD8+ meningkat sebesar 77,88%, dan subset CAR-T seimbang (misalnya, 2,46% CD8+CARGPC3+/CD8+).
Selama rawat inap dari tanggal 11 Agustus hingga 15 September 2025, Pawan mengalami efek samping ringan, termasuk demam ringan (hingga 38,5°C), kelelahan, dan peningkatan sementara enzim hati, yang ditangani secara suportif tanpa sindrom pelepasan sitokin berat (CRS grade 1) atau neurotoksisitas. Tanda-tanda vital tetap stabil, dan perawatan suportif meliputi antiinfeksi, nutrisi, dan pemantauan komplikasi seperti asites.
Hasil yang Luar Biasa
Ekspansi CAR-T, meskipun sederhana, menunjukkan persistensi dan aktivitas anti-tumor, berkorelasi dengan penanda tumor yang stabil dan tidak ada perkembangan langsung pada pencitraan tindak lanjut. Kasus Pawan sejalan dengan keberhasilan Bioocus dalam CAR-T GPC3 untuk HCC, di mana persistensi tingkat rendah pun dapat menghasilkan respons yang tahan lama pada pasien refrakter. Ia dipulangkan dalam kondisi stabil pada 15 September 2025, dengan rekomendasi untuk pemantauan berkelanjutan, termasuk penanda tumor, fungsi hati, dan pemindaian PET-CT. Pendekatan terapi yang ditargetkan ini meminimalkan toksisitas sistemik sekaligus mengatasi lingkungan hati tumor.
Submit An Free Inquiry
Our medical team will make an evaluation for you, based on the information you provided. This procedure is free of charge.

