Terapi CAR-T untuk Kanker Lambung
Kanker lambung Kanker merupakan salah satu keganasan sistem pencernaan yang paling umum di seluruh dunia. Pada tahun 2020, terdapat sekitar 1.089.000 kasus baru secara global dan sekitar 769.000 kematian terkait, dengan angka kejadian dan kematian yang sangat tinggi di Asia Timur—termasuk Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan. Meskipun angka kejadian secara keseluruhan telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, kasus kambuh dan resisten terhadap pengobatan tetap banyak, yang menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan strategi pengobatan baru.
Apa Itu Terapi CAR-T?
Terapi CAR-T (sel T reseptor antigen chimeric) adalah pendekatan imunoterapi personalisasi di mana sel T pasien sendiri direkayasa secara genetik di luar tubuh (ex vivo) untuk mengekspresikan reseptor yang secara spesifik mengenali antigen terkait tumor.
Sel-sel yang telah dimodifikasi ini kemudian dimasukkan kembali ke dalam tubuh pasien untuk mencari dan menghancurkan sel-sel kanker. Setelah mencapai hasil terobosan dalam keganasan hematologi, terapi CAR-T kini diperluas ke tumor padat seperti kanker lambung.
Claudin18.2
Claudin18.2 (CLDN18.2) adalah isoform protein tight junction yang secara spesifik diekspresikan pada epitel lambung dan sangat diekspresikan secara berlebihan pada permukaan sel kanker lambung. CT041 (kode pengembangan CG4006) adalah produk CAR-T autologus yang menargetkan CLDN18.2. Data Fase I menunjukkan aktivitas anti-tumor yang menjanjikan pada pasien kanker lambung yang telah menjalani pengobatan intensif dan positif CLDN18.2.
HER2
Ekspresi berlebihan HER2 juga terlihat pada sebagian pasien kanker lambung. Terapi CAR-T yang menargetkan HER2 telah menunjukkan potensi anti-tumor dalam studi praklinis dan klinis awal. TAC01-HER2 dari Triumvira Immunologics saat ini sedang menjalani uji klinis Fase II.
-
Penargetan yang Sangat SpesifikDengan mengarahkan sel CAR-T terhadap CLDN18.2 atau HER2, sel kanker lambung dapat diidentifikasi dan dieliminasi secara tepat, meminimalkan efek di luar target tumor.
-
Mengatasi Resistensi Pengobatan MultilineDalam uji klinis CT041, kelompok pasien kanker lambung mencapai tingkat respons objektif (ORR) sebesar 57,1%, tingkat pengendalian penyakit (DCR) sebesar 75,0%, dan angka kelangsungan hidup keseluruhan (OS) 6 bulan sebesar 81,2% pada pasien yang telah gagal menjalani beberapa lini terapi sebelumnya.
-
Tanggapan yang Tahan LamaPengobatan CLDN18.2-CAR-T menghasilkan tingkat respons selama 6 bulan sebesar 44,8%, yang menunjukkan potensi manfaat klinis jangka panjang.
-
Terapi yang DipersonalisasiPenggunaan sel T pasien sendiri mengurangi risiko penolakan dan meningkatkan keamanan serta efektivitas.
-
Pengambilan Sel T Darah Perifer
Sel T diisolasi dari darah tepi pasien melalui leukapheresis. -
Rekayasa Genetika
Di laboratorium yang sesuai dengan standar GMP, sel T ditransduksi untuk mengekspresikan CAR yang menargetkan CLDN18.2 atau HER2, kemudian diperbanyak secara ex vivo. -
Pengkondisian Limfodepletasi
Rejimen persiapan berupa siklofosfamid dan fludarabin diberikan untuk mengurangi limfosit endogen dan menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi ekspansi sel CAR-T. -
Infusi Sel CAR-T
Sel CAR-T yang telah direkayasa kemudian disuntikkan kembali ke pasien melalui infus intravena. -
Pemantauan dan Manajemen
Setelah infus, pasien dipantau secara ketat untuk sindrom pelepasan sitokin (CRS) dan neurotoksisitas, dengan intervensi tepat waktu sesuai kebutuhan.
-
Analisis Sementara Fase I CT041 (CLDN18.2-CAR-T)
Di antara 37 pasien yang telah menjalani pengobatan intensif sebelumnya, subkelompok kanker lambung mencapai ORR 57,1%, DCR 75,0%; 94,6% hanya mengalami CRS Grade 1–2, tanpa CRS Grade 3 atau lebih tinggi atau neurotoksisitas; durasi respons 6 bulan adalah 44,8%. -
Hasil Akhir Fase I Satri-cel (juga menargetkan CLDN18.2)
Pada 98 pasien kanker gastrointestinal positif CLDN18.2, ORR adalah 38,8%, DCR 91,8%; median kelangsungan hidup bebas progresif (mPFS) adalah 4,4 bulan (95% CI 3,7–6,6), median kelangsungan hidup keseluruhan (mOS) 8,8 bulan (95% CI 7,1–10,2); 96,9% hanya mengalami CRS Grade 1–2, tanpa CRS Grade 3+ atau kematian terkait. -
Data Klinis Awal HER2-CAR-T
Studi Fase I pertama pada manusia menunjukkan profil keamanan yang dapat dikelola; uji coba registrasi Fase II sedang berlangsung.
-
Platform Teknologi Terkemuka
BIOOCUS mengoperasikan fasilitas manufaktur terapi sel berstandar GMP internasional, yang memastikan produksi sel CAR-T yang efisien dan konsisten. -
Tim Pakar Multidisiplin
Tim kami terdiri dari spesialis berpengalaman di bidang imunologi, onkologi, dan terapi sel, yang memberikan penanganan yang sepenuhnya personal. -
Pengalaman Klinis Internasional
Kami telah merawat pasien dari seluruh dunia, mengumpulkan data keamanan dan kemanjuran yang ekstensif. -
Layanan Komprehensif dari Awal hingga Akhir
Mulai dari desain protokol dan koordinasi perawatan di luar negeri hingga tindak lanjut jangka panjang pasca-infusi, BIOOCUS menawarkan dukungan terpadu.
Submit An Free Inquiry
Our medical team will make an evaluation for you, based on the information you provided. This procedure is free of charge.

